Iptu. Jaja Gardaja (Polisi Yang Murah Senyum, Sapa Dan Salam)

Majalengka-ReNas
Telah diamanatkan dalam undang-undang No. 02. Tahun 2002 tentang Undang-undang Kepolisian Negara Republik Indonesia, bahwa tugas pokok Polri adalah melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, mengacu pada tugas pokok Polri tersebut dapat digambarkan bahwa tugas yang diembannya adalah mulia. Dari sinilah dapat dilihat bahwa kemulyaan sebagai polisi yang bisa melindungi, mengayomi dan menjadi pelayan masyarakat, karena masyarakat merupakan centrum pengabdian Polri, Menurut Masyrakat Paradigma lama Polri sebagai sosok Polisi yang berkuasa, arogan merupakan wujud kultur Polisi di Era saat itu, tapi era saat ini, Polri sedang berbenah diri untuk mencari jati diri Polri berusaha membangun kepercayaan dari masyarakat (trust building), Bagaimana untuk bisa menjadi Insan Polri yang santun, tegas, humanis dan dicintai masyarakat.
Dan itu terbukti salah Satu contohnya, Anggota Polri Mapolres Majalengka yakni Iptu. Jaja Gardaja, dan ia mempuyai Moto dalam menjalankan tugasnya yakni “Senyum, Salam, dan Sapa” yang diterapkan Kanit Reg Min Ident Mapolres Majalengka, Iptu. Jaja Gardaja. Jaja Gardaja dalam mengayomi masyarakat. Moto itu selaras dengan program “Sejuta Kawan” yang digulirkan saat kini ia menjabat Kanit Reg Min Ident di Mapolres Majalengka. Jaja terlihat antusias memperhatikan masyarakat dengan tidak segan-segan turun langsung mengecek kepastian pengamanan/meneliti yang dilakukan anggotanya, maupun meneliti segala tanggung jawabnya yang di berikan amanah oleh pimpinannya, kesederhanaan, perhatian, ramah, santun, dan tegas, sikap seperti ini yang ada dalam sosok Iptu. Jaja Gardaja yang diterapkan kepada anak buahnya bukan hanya lewat kata tapi diwujudkan dengan perbuatan.
Jaja tidak segan-segan bergurau dengan anak buahnya, bahkan selain dengan anak buahnya dengan Masyrakat pun sering melaksakan canda ria, tak heran sehingga membuat anak buahnya/Masyrakat tersipu malu dan tidak menyangka sosok Polisi sangat dekat dan familiar. Menurut Iptu. Jaja Gardaja, bahwa, ia ingin mewujudkan Polisi yang santun bertutur dan sopan serta bijak bertindak, “Saya berharap Polisi sekarang cukup santun bertutur bahasanya. Wajahnya selalu berseri-seri dan senyum, serta sense of humor-nya harus tinggi, jangan menampilkan tampang seram, cemberut, dan bicara nggak santun,” ujarnya.
“Saya tidak bosan-bosan menyerukan itu kepada jajaran saya, karena saya lihat Polisi pasang muka cemberut, jika Polisi pasang muka cemberut, akan susah merebut hati masyarakat dengan cara seperti itu, kalau memasang muka dengan senyuman, pasti masyarakat senang dan cinta kepada Polisi,” tukasnya. (Jac)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s