Briptu. Dadang S Putra. Polisi yang santun, tegas, humanis dan dicintai masyarakat

Image

majalengka-ReNas
Telah diamanatkan dalam undang-undang No. 02. Tahun 2002 tentang Undang-undang Kepolisian Negara Republik Indonesia, bahwa tugas pokok Polri adalah melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Mengacu  pada tugas pokok Polri tersebut dapat digambarkan bahwa tugas  yang diembannya adalah mulia. Dari sinilah dapat dilihat bahwa kemulyaan sebagai polisi yang bisa melindungi, mengayomi dan menjadi pelayan masyarakat, hal demikian di katakan Briptu. Dadang Suhari Putra. sosok Briptu Dadang S Putra kelahiran Majalengka 15 Juni 1972 pihaknya selama bertugas terus menerapkan bagaimana untuk bisa menjadi Insan Polri yang santun, tegas, humanis dan dicintai masyarakat,katanya. sosok Briptu Dadang ini mempuyai keluarga yang harmonis mempuyai satu istri dan dua anak, selain terapkan dalam bertugas, pihaknya juga menerapkan di dalam keluarganya. sosok Briptu Dadang S Putra mulai bertugas pada tahun 1992-2004 di Brimob Polda kalimatan Barat (Kalbar) 2004-2005 beralih ke Samapta Mapolres Majalengka, 2006-2007 menjadi supir pribadi Kapolres Majalengka, 2007-2012 ini beralih menjadi Satlantas di bagian Unit STNK (Ba’Min-Stnk), namun segudang pengalaman selama bertugas, pihaknya tidak terlena dan terus menerapkan sebagai anggota polisi yang santun, tegas, humanis dan dicintai masyarakat, ujarnya. menurut pandangan “saya mengenai istilah tersebut yakni polisi yang santun adalah Polisi yang lebih menonjolkan kepada perilaku (skill) dari individu yang berimbang dengan sikap dan pengetahuan. Dengan perilaku yang santun terhadap masyarakat maka dengan sendirinya akan timbul empaty terhadap polisi. Polisi yang tegas adalah polisi dalam melakukan tindakan dilapangan harus proposional, profesional dan tegas serta terukur. Polisi yang humanis adalah polisi dalam tingkah laku serta pergaulannya lebih menunjukkan kepada mudah bergaul dan membaur dengan masyarakat untuk bisa menjadi pioneer ditengah-tengah masyarakat, tauladan, dengan demikian masyarakat akan timbul rasa simpati kepada Polisi. Polisi yang lebih menekankan kebermaknaan baik untuk pribadi maupun lingkungan sekitar. Polisi yang dicintai masyarakat adalah polisi yang menunjukan kesantunannya, kehumanisannya, perilakunya dan kemampuannya dalam wewujudkan sebagai Polisi Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat. selain itu sering menerapkan sesuai motto saya yakni bekerja keras caraku, ridho allah harapanku, ikhlas dalam melaksanakan tugas, mengabdi tugas dan kewajibanku, optimis cara berpikir dan bersukur cara berterimakasihku, pungkasnya.  ja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s